MEMBUKA GUDANG ILMU
Kalau anda ingin membuka gudang ilmu dengan mudah, maka anda pertama-tama, harus melatih kepekaan, kecerdasan, imajinasi, analisa. semuanya harus dilatih terus. Kalau sudah dilatih, anda nanti nggak sukar memikirkan masalah… Karena sudah terlatih sendiri.
Kedua, yang namanya gudang ilmu itu luas, banyaknya ilmu anda tergantung aktifitas anda dalam mengelola kepekaan, kecerdasan imajinasi dan analisa.
Kalau anda cangkir, maka ilmu yang anda dapatkan sebesar cangkir. Jika anda drum, maka ilmu yang anda dapatkan sebesar drum. Sekarang terserah anda, mau jadi cangkir.. mau jadi drum, atau menjadi sungai.
Ketiga, anda harus menjadi kunci untuk membuka gudang ilmu. Untuk mencari kehendak Allah, anda harus berlatih terus. Anda tidak bisa menendang bola yang tingginya satu meter dan bisa memasuki gawang, kecuali anda harus latihan menendang terus walaupun kadang-kadang salah.
Anda jangan berfikir setelah saya kasih resep anda langsung bisa.. Tidak Begitu!
Sekarang anda boleh ambil seratus sosiolog dan suruh pergi bersama saya menuju sebuah kampung, mereka telah memiliki ilmu banyak dari kampus, dari sekolah serta telah mengetahui banyak cara menendang bola.
Yang menjadi persoalan bagimereka , para ilmuwan sekarang, apakah cukup hanya tahu bagaimana menendang bola saja . . ?
Silahkan mereka pakai Margin atau yang lainnya dan saya pakai intuisi saya..
“innama amruhu” dan
“an-yaqulalahu” atau pakai “
qoulullah“.
Begitu juga dengan anda yang sudah cukup tahu bagaimana menendang bola atau bisa menendang bola dengan baik, yang menjadi persoalan selanjutnya adalah “what next?”
….Cukuplah dengan hanya mengetahui.
This entry was posted on Tuesday, May 15th, 2007 at 2:35 pm and is filed under Tafakur. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.
Memang banyak yang pergi
Tidak sedikit yang lari
Sebagian memilih diam bersembuyi
Tapi… Perubahan adalah kepastian
dan untuk itulah kami bertahan
Sebab kami tak lagi punya pilihan
Selain terus melawan sampai keadilan ditegakan!
Kawan… kami masih ada
Masih bergerak
Terus melawan!
http://www.pena-98.com
http://www.adiannapitupulu.blogspot.com